NasionalNews

PW GP Ansor Jatim: Peredaran Narkoba Meningkat, Butuh Gerakan Bersama untuk Menyelamatkan Generasi Muda Indonesia

7
×

PW GP Ansor Jatim: Peredaran Narkoba Meningkat, Butuh Gerakan Bersama untuk Menyelamatkan Generasi Muda Indonesia

Sebarkan artikel ini

kubar24jam.com – Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur mengeluarkan pernyataan tegas mengenai status darurat narkoba di provinsi ini. Berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur, tercatat 5.000 hingga 6.000 kasus narkoba setiap tahunnya, menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan kasus tertinggi kedua di Indonesia.

“Jatim sedang darurat narkoba,” ujar Abdul Ghoni, Wakil Ketua Bidang Kesehatan dan Pencegahan Narkoba PW GP Ansor Jatim, dalam acara Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Peta Gerakan Narkoba di Jawa Timur: Pola Jaringan dan Strategi Pencegahan” di Mini Blok Office Kota Malang, Senin (17/3/2025).

Ghoni menegaskan perlunya tindakan serius dari pemerintah untuk mengatasi peredaran narkoba. Ia menyampaikan bahwa kader Ansor di lapangan sering melaporkan maraknya peredaran narkoba di berbagai daerah.

Baca Juga :  DPRD dan Pemprov Bahas RPJMD, Tetapkan Infrastruktur Prioritas

“Kami menerima banyak laporan dari kader di lapangan mengenai maraknya peredaran narkoba. Ini bukti bahwa ancaman narkoba nyata dan harus segera ditangani dengan serius,” ungkapnya.

Menurut Ghoni, narkoba tidak hanya merusak individu tetapi juga mengancam masa depan bangsa. Oleh karena itu, upaya pemberantasan narkoba memerlukan sinergi dari berbagai pihak. “Jika dibiarkan, narkoba bisa menjadi alat penghancur masa depan bangsa. Oleh karena itu, perang melawan narkoba harus dilakukan secara masif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen, PW GP Ansor Jatim akan memperkuat kerja sama dengan BNNP Jawa Timur, aparat penegak hukum, tokoh agama, dan organisasi kepemudaan.

“Kami siap menjadi mitra strategis dalam upaya pencegahan, edukasi, serta rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba,” tambah Ghoni.

Baca Juga :  Bawaslu Kaltim Akui Banyak Kasus Mandek karena Saksi Lemah

PW GP Ansor Jatim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Menurut Ghoni, tanggung jawab ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi menjadi kewajiban bersama.

“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat hukum, tetapi tugas kita bersama untuk menyelamatkan generasi muda dan menjaga masa depan Jawa Timur,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *